
Bismillahi wal hamdulillahi washsholatu wassalamu ‘ala rosulillahi wa ‘ala alihi wa sohbihi wa man walahu wa ba’du;
Alloh Subhanahu wa ta’ala telah berfirman dalam surat Al Hijr ayat 9 :
إنا نحن نزلنا الذكر و إنا له لحافظون
“Sesungguhnya telah kami turunkan Al Qur’an dan sungguh Kami akan menjaganya”.
Dalam ayat di atas Alloh Subhanahu wa ta’ala telah menyatakan bahwa Dia akan menjaga apa yang telah ia turunkan yaitu Al Qur’an, maka sebaik-baik penjagaan adalah penjagaan Alloh Subhanahu wa ta’ala, Dzat yang Maha Tinggi dan Kuat. Ayat di atas adalah bukti terjaganya kemurnian Al Qur’an, sejak Al Qur’an Alloh Subhahu wa ta’ala turunkan di muka bumi ini sampai Alloh Subhanahu wa ta’ala angkat kembali ke sisiNya. Maka tidak ada satupun yang bisa mengurangi atau menambahi satu huruf pun dari Al Qur’an.
Lalu bagaimanakah penjagaan Alloh Subhanahu wa ta’ala terhadap Al Qur’an? Di antara bentuk penjagaan Alloh Subhahu wa ta’ala terhadap Al Qur’an adalah Dia akan memilih sebagian dari hamba-hambaNya di muka bumi ini untuk mengemban amanah yang mulia ini, yakni menjaga Al Qur’an. Salah satunya adalah dengan belajar bahasa Al Qur’an yaitu bahasa Arab. Perhatikanlah firman Alloh dalam surat Yusuf ayat kedua berikut :
إنا أنزلناه قرآنا عربيا لعلكم تعقلون
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya dengan bahasa Arab agar kalian berpikir”.
Alloh Subhanahu wa ta’ala telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa kitabNya yang terakhir tentu bukan tanpa hikmah, melainkan karena bahasa Arab berbeda dengan bahasa-bahasa yang lainnya. Seseorang akan mengetahuinya ketika ia mempelajarinya.
Seseorang yang paham bahasa Arab jiwanya akan berontak ketika mendengar seseorang membaca ayat kedua surat Al Kafirun akan tetapi huruf lam nya ia baca pendek.
Seseorang yang paham bahasa Arab jiwanya juga akan berontak ketika mendengar seseorang membaca ayat kedua surat Al Kautsar akan tetapi huruf lam kasrohnya ia baca panjang.
Seseorang yang paham bahasa Arab jiwanya juga akan berontak ketika mendengar seseorang membaca ayat ke empat surat Al ‘Adiyat akan tetapi huruf nun fathah nya ia baca panjang.
Hal itu karena ia paham bahasa Arab dan apa yang dilakukan orang tersebut akan merubah makna ayat tersebut. Demikianlah salah satu bentuk penjagaan Alloh Subhanahu wa ta’ala terhadap Al Qur’an melalui bahasa Arab, maka sudah semestinya bagi seorang muslim untuk mempelajarinya. Wallohu ‘alamu bishshowab, semoga bermanfaat.
Pondok Pesantren adalah tempat menuntut ilmu dunia dan akhirat. Pendidikan 24 jam akan menghasilkan insan yang tangguh. Tidak hanya prestasi namun lebih utama akhlak terpuji. Bersegeralah menuju ke sana selagi gerbang masih terbuka. (ARF)





Recent Comments